Terpilih Jadi AHWA Prof Zainal Raih 272 Suara

Pembahasan dan pengesahan Tata Tertib Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama telah selesai, Rabu, 22 Desember 2021.


Sidang pleno yang digelar di Gedung Serbaguna UIN Raden Intan Lampung itu juga telah menyepakati mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU menggunakan pemungutan suara atau voting. Sementara mekanisme pemilihan Rais Aam akan digelar dengan musyawarah.


Pemilihan Rais Aam dilakukan dengan mengusulkan 9 nama calon oleh setiap pengurus cabang dan pengurus wilayah, Kemudian dari 9 nama yang diusulkan tersebut akan mencari 9 nama terbesar untuk menjadi AHWA (ahlul halli wal aqdi). Dan dari 9 ulama yang terkumpul dalam AHWA yang akan menunjuk siapa yang akan menjadi Rais Aam PBNU.


Berikut 9 orang yang terpilih sebagai AHWA, yakni, KH. Mustofa Bisri 494 suara, KH. Ma’ruf Amin 458 suara, KH. Miftakhul Akhyar 395, KH. Dimyati Rais 503 suara; KH. TG. Turmudzi 403 suara, KH. Anwar Mansur 408 suara, KH. Nurul Huda 384 suara, KH. Buya Marbun 309 suara dan KH. Zainal Abidin 272 suara.


Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here