Satu Teknik Dalam Kebersamaan

Oleh: Mohamad Rivani*

Musyawarah Cabang ke 6 Ikatan Alumni Teknik Tadulako yang dilaksanakan pada sabtu, 25 Juni 2022 di Hotel BestWestern Coco Palu telah usai. Berbagai harapan dititipkan oleh seluruh alumni Teknik Tadulako kepada pengurus baru nantinya.

Satu dari banyak harapan itu adalah pembuatan website dan database alumni yang selama ini belum terlaksana. Ketua terpilih pada saat Muscab, H Arwan Ibrahim berjanji bahwa prioritas program 100 hari kerja ke depan adalah peluncuran website dan database alumni yang akan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus yang dibentuk berdasarkan mandat ketua terpilih Bersama Pimpinan sidang pada saat Muscab.

Sosok Arwan Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai pengusaha level nasional telah banyak melakukan langkah-langkah positif dan kontributif terhadap para Alumni Teknik Tadulako, hal ini terkonfirmasi secara langsung pada alumni yang telah banyak bergabung dalam perusahaan yang dipimpinnya hingga pikiran-pikiran positif yang menjadi gagasan beliau melalui Visi dan Misi yang dikemukakan saat perhelatan Muscab 6 Ikatan Alumni Teknik Tadulako beberapa waktu lalu.

Sebagai pribadi yang humble dan dinamis, ada satu ungkapan yang sangat menyejukkan dari mulut beliau yaitu, mau merangkul pihak yang kalah dalam kontestasi untuk sama-sama membesarkan IKA TEKNIK Tadulako menjadi Rumah Besar bagi para Alumninya, Unggul, Maju dan menjadi Benchmarking bagi Ikatan Alumni lainnya. Hal ini sejalan dengan tagline beliau yaitu Berkompetisi untuk Berkolaborasi.

Tentunya ini menjadi awal tradisi yang baik bagi semua Alumni Teknik Tadulako maupun Ikatan Alumni lainnya bahwa Persatuan dan Kolaborasi menjadi hal yang paling penting dan krusial di zaman yang saat ini makin dinamis dan kompetitif.

Saat ini Ikatan Alumni tidak hanya sebagai sarana tempat kumpul untuk bertemu kangen, akan tetapi telah menjelma sebagai satu Institusi yang dapat menaungi dan memberikan kemanfaatan bagi para anggotanya. Cara pandang (Mindset) yang beranggapan bahwa Ikatan Alumni sebatas paguyuban harus segera dihilangkan, diubah menjadi Ikatan Alumni sebagai institusi modern yang dapat menjelma sebagai partner semua stake holder baik, Itu pemerintah daerah, kalangan BUMN, BUMD, dunia usaha maupun stake holder lainnya yang hari ini sangat membutuhkan sentuhan tangan para alumni.

Berbicara mengenai kapasitas dan peran Alumni Teknik Tadulako di kancah pembangunan daerah maupun nasional sepertinya sudah tidak bisa dihitung lagi, karena saat ini telah banyak Alumni Teknik Tadulako yang mengisi ruang -ruang publik, baik itu dalam bidang Pemerintahan, Swasta, BUMN bahkan dunia politik.

Hal ini menunjukkan bahwa Alumni Teknik Tadulako adalah lulusan dengan kualitas yang super membanggakan karena telah berhasil melahirkan alumni dengan kapasitas kelimuan yang sangat mumpuni dan kredibel sehingga dapat bersaing dengan para alumni dari Luar Universitas Tadulako bahkan lulusan Luar Negeri.

Para alumni Teknik Tadulako yang saat ini tersebar di seantero nusantara tentunya berharap, bahwa ke depan peran alumni Teknik Tadulako lebih optimal dalam membangun Sulawesi Tengah dan Indonesia secara nyata, apalagi calon Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur masih sangat membutuhkan banyak tenaga kerja dalam tahap pembangunannya.

Saat ini di pastikan tidak kurang dari 200.000 orang tenaga kerja dibutuhkan dalam membangun IKN, dan dominan diantaranya adalah butuh kualifikasi anak Teknik (insinyur). Ini merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus dimanfaatkan oleh para Alumni Teknik Tadulako yang hari ini telah banyak menunjukkan karya bagi pembangunan di daerahnya secara khusus dan Indonesia secara umum.

Disamping itu, dengan dimulainya pembangunan IKN di Kalimantan Timur juga berdampak berdampak pada pengurangan angka pengangguran dan memicu pertumbuhan ekonomi regional Kalimantan dan Sulawesi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa secara spasial ekonomi Kalimantan dan Sulawesi menyumbang masing-masing sebesar 8,29 persen dan 6,73 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Kita juga berharap bahwa dengan adanya IKN dapat mengubah struktur ekonomi Indonesia yang saat ini masih terpusat di pulau jawa dengan kontribusi sebesar 57, 78 terhadap PDB Indonesia.

Mudah-mudahan dengan terpilihnya ketua Baru Ikatan Alumni Teknik Tadulako dapat memberikan petrubahan yang signifikan bagi para anggotanya mupun pihak eksternal dalam hal ini Pemerintah daerah sehingga sinergisitas dalam gerak cepat membangun Sulawesi Tengah yang sejahtera dan Maju dapat terwujud.

  • Alumni Ang. 1999 Teknik Elektro Untad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here