Ketua MUI: Islam Wasathiyah Harus Terus Diperkuat

Ketua Umum MUI Pusat, K.H. Miftachul Akhyar (Sumber: mui.or.id)

Palu, Alnews – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, K.H. Miftachul Akhyar, menghimbau agar MUI Provinsi menjalankan prinsip Islam Wasathiyah.

Ketua MUI menyampaikan himbauan itu pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI Masa Khidmat 2020-2025 yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (25/8/2021).

“Pengurus MUI di semua tingkatan harus memahami Islam Washatiyah. Setiap pengurus MUI harus mendakwahkan Islam Washatiyah sehingga pemahaman keislaman bisa hadir kembali menjadi hati diri muslimin di Indonesia,” himbaunya, seperti yang dikutip dari MUI Digital.

Kiai Miftach menambahkan, Islam Washatiyah atau Islam jalan tengah penting dalam merespon perkembangan eksrimisme atas nama agama.

Ekstrimisme beragama yang sering mengarah pada radikalisme di tempatkan berlawanan dengan gerakan kiri yang sekular dan liberal. Ajaran Islam berada di tengah-tengah sebagai solusi bagi persoalan-persoalan umat dan bangsa.

“Penguara paradigma Islam Washatiyah harus terus dijaga di semua tingkatan. Hal ini penting untuk merespon semakin menguatnya radikalisme kiri dan kanan,” terangnya.

Dalam pandangan Kiai Miftach, ekstrimisme beragama dan sekularisme merupakan dua ideologi global yang dapat mengancam keutuhan umat Islam di Indonesia.

Mukernas MUI tahun ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 400 peserta dari berbagai komisi, badan, lembaga, dan pimpinan MUI di setiap daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here