Ini Poin-poin PPKM Level 3 di Tolitoli

Bupati Tolitoli, Amran Hi. Yahya

Tolitoli, AlNews – Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya kembali menginstruksikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat serta optimalisasi posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, Selasa (21/09/2021)., sebagaimana tertuang dalam Surat Instruksi Bupati Tolitoli Nomor 443/87.13/Dinkes.

PPKM Tolitoli Level 3 kembali berlanjut terhitung mulai tanggal 21 September 2021 hingga 04 Oktober 2021 dengan memerintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah, Camat, Pimpinan BUMD, kepala Desa beserta Lurah Se Kabupaten Tolitoli untuk aktif mengawal.

Adapun beberapa pembatasan kegiatan masyarakat lanjutan/PPKM Tolitoli level 3 dirangkum secara eksplisit meliputi:

Baca Juga: Bupati Instruksikan Kegiatan Word Cleanup Day di Tolitoli

1. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada semua satuan pendidikan (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara tatap muka terbatas dengan prinsip protokol kesehatan yang ketat.

2. Pelaksanaan kegiatan ditempat kerja/perkantoran diberlakukan dengan prinsip 50% (lima puluh persen) work from home (WFH) dan 50% (Lima puluh persen) work from office (WFO) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

3. Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankkan, sistem pembayaran, logistik, perhotelan, konstruksi, pasar toko, swalayan, dan supermarket dapat beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

4. Pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen voucer/outlet, pangkas rambut, loundry, diizinkan buka dengan operasional hingga pukul 22.00 WITA.

5. Tempat ibadah (masjid, gereja, vihara, kelenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat Kegiatan peribadatan/keagamaan) dapat dilaksanakan dengan pengaturan kapasitas 50% melalui penerapan protokol kesehatan ketat dengan memperhatikan pengaturan teknis dari kementerian agama.

6. Pelaksanaan Kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata) dapat dibuka sampai pukul 22.00 WITA dengan protokol kesehatan ketat.

7. Untuk kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan (kemasyarakatan) dapat dilaksanakan dengan ketentuan maksimal 50% dari kapasitas ruangan dengan protokol kesehatan ketat.

8 Pelaksanaaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring dapat dilaksanakan dengan ketentuan maksimal 50% persen dari kapasitas ruangan.

9.Tetap menggunakan masker dengan benar dan konsisten menggunakan masker. Saat melaksanakan kegiatan di luar rumah serta tidak diizinkan menggunakan face shield tanpa menggunakan masker.

Amran Hi. Yahya selaku Bupati Tolitoli berharap dengan pemberlakuan ini, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker demi menekan angka penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Tolitoli.

Reporter: FA
Editor: NANANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here