BMKG Ajak Warga Sulteng Tingkatkan Kesadaran Mitigasi Mandiri

Ilustrasi. Petugas BMKG (Sumber: setkab.go.id)

Palu, Alnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak warga Provinsi Sulawesi Tengah agar memiliki keseigapan mitigasi bencana secara mandiri.

Ajakan tersebut dilakukan sebagai antisipasi guna menghindari dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang mungkin terjadi.

“Mitigasi penting. Perlu kesigapan warga menghadapi ancaman bencana pada situasi darurat,” jelas Kepala BMKG Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu Nur Alim, seperti dikutip oleh Antara, Kamis (2/9/2021).

Kesadaran mitigasi warga secara mandiri sangat penting untuk mencegah korban jiwa dan meminimalisir kerugian harta benda akibat bencana alam.

Dalam hal ini, Nur Alim mencontohkan banjir bandang yang terjadi di Desa Rogo beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, warga sebaiknya melakukan langkah antisipasi terhadap bencana ketika melihat pembentukan awan tebal di sekitar area hulu sungai yang diikuti hujan berintensitas tinggi selama dua hari.

“Pengalaman-pengalaman itulah seharusnya dijadikan pelajaran. Saya kira, berangkat dari pengalaman, mitigasi mandiri oleh warga semakin mantap jika menyadari hal itu,” terangnya.

Meski mengimbau warga meningkatkan kesadaran mitigasi, BMKG juga secara masif menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mempersiapkan sarana dan prasarana peringatan dini.

“Informasi yang diproduksi BMKG disampaikan melalui lembaga penyiaran radio maupun televisi, termasuk media cetak dan daring. Ini adalah bagian dari mitigasi terkoordinasi, di samping warga perlu memperkuat mitigasi mandiri,” katanya.

Dengan kerjasama tersebut diharapkan informasi-informasi kebencanaan dapat tersebar lebih cepat kepada masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here