Bawaslu Tolitoli Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipasi

Suasana jalannya sosilisasi pengawasan pemilu partisipasi oleh Bawaslu Tolitoli. Foto: AlNews/FA

Tolitoli, AlNews – Dalam rangka menyongsong pemilihan umum tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Tolitoli mengelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif. Selasa, 19/10/2021.

Dalam pelaksanaan sosialisasi hadir Komisioner Bawaslu Sulteng Sutarmin M. Ahmad, Ketua Perguruan tinggi STIP Mujahidin Tolitoli, Syarifuddin Ende dan komisioner KPU Tolitoli Alisman Dg. Mario yang kesemuanya bertindak sebagai narasumber secara panel dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut.

Sebagaimana pelaksanaan sosialisasi peserta kegiatan tersebut mensasar kelompok mahasiswa perwakilan perguruan tinggi di Kabupaten Tolitoli, Media Massa, Serta kelompok OKP dan Ormas Sekabupaten Tolitoli.

Ketua Bawaslu Tolitol Ir. Fajar Syadik mengungkapkan kepada AlNews.id bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menghimpun para stakeholder yang berkepentingan untuk bisa menjadi mitra pengawas partisipatif pada pemilu yang akan digelar pada tahun 2024 nantinya.

“Sebagaimana amanat UU Pemilihan dan pemilu akan digelar pada tahun 2024, olehnya kegiatan ini dimaksimalkan sebagai langkah edukasi ke masyarakat agar pelanggaran pemilu dapat dimininalisir dan masyarakat bisa menjadi mitra pengawas pemilu partisipatif”. Ungkapnya.

Ia juga menambahkan tantangan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 sangat bertalian dengan masalah makro yakni adanya ketentuan UU pemilu dan pilkada yang multitafsir membuat penyelenggara rentan dipersoalkan secara etik bahkan pidana.

Kemudian masalah tehnis yakni irisan tahapan antara pemilu dan pilkada yang berdekatan.

“Beberapa hal yang menurut hemat kami harus diprioritaskan semisal Pencegahan melalui Pre-emptive dimaksudkan untuk menciptakan kondisi yang dapat mencegah terjadinya pelanggaran selain itu tindakan preventif yakni melakukan kegiatan yang dapat mendukung terjadinya situasi yang stabil semisal menjalin kerjasama dengan Gakkumdu, pemantau dan media massa” katanya.

Pencegahan pelanggaran pemilu Bawaslu Tolitoli dapat diimplementasikan dengan menyusun strategi penegakan hukum dengan memperkuat sistem penangan pelanggaran. Selain itu pelibatan masyarakat perlu digalakkan yang tujuannya yakni untuk menaikkan partisipasi serta menekan angka golput dan ketidak netralan penyelenggara pemilu.

Akhirnya Pelibatan masyarakat dalam pemantauan serentak sangat penting karena daya jangkau pengawasan pemilu yang tidak sebanding dengan luas wilayah yang diawasi. Selain itu jumlah personil pengawas tidak sebanding dengan jumlah dan modus pelanggaran yang semakin berkembang Serta tenggang waktu penyelesaian pelanggaran terutama pidana yang sedemikian singkat untuk memfasilitasi hak hak politik warga negara.

Reporter : FA
Editor: Nanang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here